Forum Koordinasi Multipihak

Permasalahan sampah, khususnya sampah laut menjadi tanggung jawab kita bersama. Kepulauan Seribu dengan karakteristiknya yang berbeda dengan kawasan DKI Jakarta lainnya, juga memerlukan solusi yang unik bagi Kepulauan Seribu, yang terletak 2 jam dari daratan DKI Jakarta menggunakan speedboat dan sering diliput oleh media dan perhatian dari perusahaan dan LSM. Tantangan yang dimiliki Kepulauan Seribu juga dimiliki oleh daerah pulau-pulau kecil lainnya di Indonesia, yaitu kesulitan dalam mengirim sampah ke TPA. APBD Kepulauan Seribu yang mengirimkan sampahnya sebesar 6.000 ton setiap bulan menghabiskan 20 miliar Rupiah setiap tahunnya. Oleh karena itu, Kepulauan Seribu menjadi contoh yang menarik untuk menjadi pembelajaran bagi pulau-pulau kecil lainnya. Tantangan ini tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, sehingga Yayasan KEHATI dan Divers Clean Action menginisiasi forum multi-stakeholder untuk mengumpulkan sumber daya dan potensi yang tersebar untuk mencapai target Jakstranas 30% pengurangan sampah pada tahun 2025.
Seluruh pembelajaran dari Program SOSIS dikumpulkan dan berdasarkan hasil kebutuhan kita yang diidentifikasi pada forum multi-stakeholder, kami membutuhkan dokumen roadmap atau peta jalan sistem pengelolaan sampah di Kepulauan Seribu. Peta jalan ini dibutuhkan untuk menyatukan output dari seluruh kegiatan kita untuk mencapai target Jakstranas di beberapa tahun mendatang dan menjadi panduan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengalokasikan sumber daya dan perencanaan programnya sejalan dengan target Jakstranas. Diharapkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, perusahaan, universitas, LSM, dan masyarakat dapat berperan secara aktif dan memiliki persepsi yang sama mengenai kebutuhan peta jalan dan kolaborasi yang diwadahi dalam forum multi-stakeholder.
Divers Clean Action berkomitmen untuk memfasilitasi dialog dengan harapan untuk mendapatkan berbagai solusi dari masalah persampahan di Kepulauan Seribu.
