Bersihkan laut, bersama-sama
Divers Clean Action bekerja bersama masyarakat untuk mengatasi sampah laut di seluruh Indonesia.
200
Rumah Teredukasi
100
Penyedia jasa wisata terlibat
100
Sektor terlibat
SOSIS
Program pengembangan masyarakat yang difasilitasi oleh Yayasan Penyelam Lestari Indonesia(DCA), dengan kepulauan Seribu sebagai fokus Wilayah Program ini.
DCA memfasilitasi perancangan rencana aksi kolaboratif pengelolaan sampah bersama dengan berbagai stakeholder di Kepulauan Seribu. Klik disini untuk informasi lebih lanjut
Kata Mereka
“Sangat membantu terutama dalam Edukasi ke warga dilingkungan RW 01 Pulau Kelapa untuk memilah sampah dan banyak ilmu yang saya dapat dari DCA dan sangat membantu juga dalam menangani sampah pilahan anorganik di Bank sampah Keresek Indah RW 01 dengan keadaan pandemic. Sekali lagi dari saya dan petugas 3R lainnya mengucapkan terima kasih kepada DCA”
Didit
Petugas PKLP 3R
“Kami atas nama ketua bank sampah Keresek Indah rw 01, kelurahan Pulau Kelapa Administrasi kep Seribu banyak mengucapkan terima kasih atas kesiapan dan kerjasamanya kepad Yayasan DCA yag begitu sangat bersemangat dalam membantu kami. Kami mohon selaku ketua Bank Sampah Keresek Indah terus memberikan dukunganya dari pihak DCA agar kami tetap semangat, karna sampah adalah tanggung jawab kita bersama, dengan harapan mari kita bergerak dan ingat "jangan takut kotor, terus berkreasi, berinovasi dan berkarya lewat sampah. "Mari kita bersatu agar Indonesia tetap bersih dan tangguh"”
Asmawiyah
Ketua RW dan Ketua Bank Sampah 1 Pulau Kelapa
“Sampah adalah masalah yang selama ini di hadapi oleh semua masyarakat. Sampah juga masalah yang dihadapi di sekolah selama ini karena membiasakan membuang sampah pada tempatnya juga bukan hal yang mudah yang dihadapi di sekolah saya SDN Pulau Kelapa 02 Pagi. Tapi Alhamdulillah sekolah kami juga sekolah Adiwiyata sehingga pendidikan tentang sampah juga berhasil. Tim SOSIS datang ke sekolah saya memberikan pengetahuan dan praktik langsung dengan anak-anak bagaimana memilah sampah sehingga anak-anak begitu antusias dan memilah sampah antara yang organik non-organik serta ada juga yang bisa diolah menjadi berbagai hiasan dari sampah”
Rustini
Kepala Sekolah SDN 02 Pulau Kelapa



